Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat pedesaan di Kabupaten Garut

Penulis

  • Usep Saepurahman SMP Plus Al Afwa Samarang, Garut, Indonesia

Kata Kunci:

pendidikan masyarakat, pendidikan pedesaan, akses pendidikan, Kabupaten Garut

Abstrak

Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat pedesaan masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia dan pemerataan pendidikan di Indonesia. Berbagai keterbatasan ekonomi, sosial budaya, akses geografis, kualitas pendidikan, serta dukungan kebijakan pendidikan diduga menjadi faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat pedesaan di Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis faktor konfirmatori (Confirmatory Factor Analysis/CFA). Responden penelitian berjumlah 220 masyarakat pedesaan yang berasal dari beberapa wilayah di Kabupaten Garut dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, sosial budaya, geografis, kualitas pendidikan, dan kebijakan pemerintah berkontribusi terhadap rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Analisis faktor menghasilkan empat kelompok faktor utama, dengan faktor geografi dan kualitas sekolah menjadi faktor paling dominan yang memiliki nilai eigenvalue sebesar 4,032 dan loading factor sebesar 0,828. Infrastruktur pendidikan yang belum memadai, jarak tempuh menuju sekolah, keterbatasan sarana transportasi, serta kualitas layanan pendidikan menjadi hambatan utama dalam meningkatkan partisipasi pendidikan masyarakat. Selain itu, kondisi ekonomi keluarga dan budaya masyarakat yang kurang mendukung pendidikan juga berpengaruh terhadap keberlanjutan pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pendidikan masyarakat pedesaan merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan upaya terpadu melalui peningkatan akses pendidikan, pemerataan kualitas sekolah, penguatan dukungan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pendidikan untuk mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Referensi

Abd Rahman, B. P., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

Abduh, M., Basiru, A. A., Narayana, M. W., Safitri, N., & Fauzi, R. (2022). Potret Pendidikan di Daerah Terpencil Kampung Manceri Cigudeg Kabupaten Bogor. Jurnal Citizenship Virtues, 2(1), 291–300.

Akbar, R. A., Fauzan, M., Arsyad, A. A. J., & Barki, K. (2023). Implementasi pendekatan community empowerment untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah. Journal of Scientech Research and Development, 5(1), 65–76.

Al-Emran, M. (2023). Beyond technology acceptance: Development and evaluation of technology-environmental, economic, and social sustainability theory. Technology in Society, 75, 102383.

Azkiyah, S. R., Aryola, G., & Lukitoaji, B. D. (2025). Isu kesenjangan pendidikan di daerah terpencil: Solusi untuk mewujudkan pendidikan yang merata. Sosiola Pedagogi: Jurnal Inovasi Pendidikan, Sosial, Dan Humaniora, 1(1).

Chaudary, S., Zafar, S., & Tang, T. L.-P. (2024). Investors’ financial aspirations excite investment decisions: current income, future inheritance expectations, and short-term and long-term decisions—The Matthew Effect in Pakistan’s emerging markets. International Journal of Emerging Markets, 19(5), 1306–1334.

Desianti, L. C., & Ismaya, B. (2026). Program Pendidikan Nonformal Bagi Anak Putus Sekolah Di Wilayah Pedesaan Cianjur. SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(03), 129–140.

Edo, A., & Yasin, M. (2024). Dampak kesenjangan akses pendidikan dan faktor ekonomi keluarga terhadap mobilitas sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA), 2(3), 317–326.

Faisal-Cury, A., Ziebold, C., de Oliveira Rodrigues, D. M., & Matijasevich, A. (2022). Depression underdiagnosis: prevalence and associated factors. A population-based study. Journal of Psychiatric Research, 151, 157–165.

Fitriani, S., Dana, T. R., Sari, P., Putri, T. N., & Sa’diyah, H. (2025). Kepribadian Kolektif: Kebudayaan Membentuk Pola Berpikir dan Perilaku dalam Masyarakat. Journal of Education and Culture, 5(2), 1–7.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2013). Multivariate Data Analysis. Pearson Education Limited. https://books.google.co.id/books?id=VvXZnQEACAAJ

Hidayat, H., Syafrina, M., Gusdi, W., Putra, F. R., Yetti, Y., Mandasari, P. Y., & Sufani, S. (2025). Transformasi kebijakan pengelolaan pendidikan dasar, perkembangan, hambatan, dan implementasi di era modern. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 112–123.

Indriasari, R., Sidiq, F. F., & Mendrofa, D. E. K. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Wujud Pendidikan Berkualitas Dalam Upaya Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Jurnal Wahana Bina Pemerintahan, 6(2), 96–103.

Jayadi, U., Harahap, A., & Aslan, A. (2023). Educational landscape in Indonesia in 2023: Challenges and opportunities. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 2(2), 49–58.

Jiang, L., Chen, J., Tian, Y., & Luo, J. (2022). Spatial pattern and influencing factors of basic education resources in rural areas around metropolises—A case study of Wuhan City’s New Urban districts. ISPRS International Journal of Geo-Information, 11(11), 576.

Juita, R., & Simanungkalit, A. A. (2025). Pendidikan sebagai Kunci Menghadapi Perubahan Sosial di Masa Kini. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 431–440.

Kumar, H. (2024). Education And Social Change: The Role of School Inshaping Societal Values. Multidisciplinary Aspects of Education.

Majola, E., Jordaan, C., & Powell, L. (2024). Vocational education and graduate struggles in the Eastern Cape, South Africa: A Freirean approach. Education as Change, 28(1), 1–23.

Maskhuroh, I. F., & Hasib, M. (2025). Faktor Penyebab Rendahnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Pendidikan di Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Journal of Knowledge and Collaboration, 2(7), 726–736.

Maxwell, L. E. (2025). The role of the physical environment in education. In Environmental psychology and human well-being (pp. 147–179). Elsevier.

Nugroho, N. A. P. (2026). Pembangunan Lingkungan Belajar Nonformal untuk Anak Tidak Sekolah di Desa Sukomakmur melalui Kegiatan Kreatif dan Edukatif. Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 179–187.

Pratama, F. I., Ulfa, M., & Harjanti, D. T. (2026). Faktor Penyebab Angka Putus Sekolah Di Desa Merarai Satu Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang. SELAMI IPS, 19(1), 236–241.

Rahminawati, N. (2023). Strategi Peningkatan Harapan Lama Sekolah (Hls) Dan Rata-Rata Lama Sekolah (Rls). Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 367–382. https://doi.org/10.29313/tjpi.v12i2.12852

Satria, D., Kusasih, I. H., & Gusmaneli, G. (2025). Analisis rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia saat ini: Suatu kajian literatur. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(2), 292–309.

Sidauruk, J. M., Susilowati, M., & Akbar, K. K. (2025). Indonesia’s Struggle with Education Inequality: Is Reform the Answer? Indonesia Discourse, 2(1), 59–84.

Sugiyono, S. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Wahid, W., Nawir, F., & Farhan, A. (2024). Kualitas sumber daya manusia sebagai aspek fundamental dalam menunjang perekonomian. Journal of Economics Research and Policy Studies, 4(2), 330–341.

Yani, P. I. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi anak berhenti sekolah di tingkat MTs/SMP di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

Yusuf, M., & Ondeng, S. (2025). Pergeseran nilai dalam kehidupan sosial budaya dan pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 3(8), 752–765.

Zalli, E. (2024). Globalization and education: exploring the exchange of ideas, values, and traditions in promoting cultural understanding and global citizenship. Interdisciplinary Journal of Research and Development, 11(1 S1), 55.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-10

Terbitan

Bagian

Artikel